Katak dan Air Mendidih
Tempatkan katak ke dalam panci di atas kompor, isi air dan mulai panaskan air.
Saat suhu air mulai meningkat, katak menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu air.
Katak terus menyesuaikan tubuhnya dengan meningkatnya suhu air.
Hanya ketika air akan mencapai titik didih, katak tidak dapat menyesuaikan lagi.
Pada titik ini, katak memutuskan untuk melompat keluar. Katak mencoba untuk melompat, tetapi tidak dapat melakukannya, karena telah kehilangan semua kekuatannya saat menyesuaikan diri dengan suhu air yang terus meningkat. Akhirnya katak mati.
Apa yang membunuh katak?
Pikirkanlah !
Saya tahu, banyak dari kita akan mengatakan air mendidih. Tapi sesungguhnya yang membunuh katak adalah ketidak mampuan dirinya untuk memutuskan kapan harus melompat keluar.
Demikian juga dengan kondisi kita sekarang, ketika kita harus melompat dari zona nyaman kita jangan menunggu nasib kita berubah. Tapi berusahalah mencari peluang agar nasib kita berubah. Jangan menyerah dengan nasib. Kenapa saya miskin, kenapa saya susah, kapan saya sukses, kapan saya berkasil. Jangan meratapi nasib dengan pertanyaan-pertanyaan di atas. Berhentilah dan segera menyesuaikan diri. Mulailah melompat mencari dan mencoba sesuatu yang baru. Jangan pernah takut mencoba. Jangan pernah takut dengan perubahan. Lebih baik gagal karna mencoba dari pada mati karena menunggu. Semangat action tanpa "tapi'' tanpa ''nanti''.
Semoga bermanfaat.

Setuju ketika kita memang sudah merasa tidak .mampu dnga tugas yg di berikan di pundak kita dari pada menghambat yng lain, lebih baik mundur sJa
BalasHapusSetuju,, mantab,, intinya jngan menyerah dengan keadaan,,
BalasHapus