KhutbahJum'at: Saling Membantu
Khatib: Teguh Prasetya, S.Ag, M.Pd,
.الحَمْدُ لِلّٰهِ
الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ
عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ،
وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ
الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ،
وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ
خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ
وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ:
وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ
وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Pada hari yang
mulia ini, khatib menyeru kepada jamaah sekalian untuk senantiasa menjaga dan
meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan semaksimal mungkin, takwa dalam
artian menjauhi segala larangan yang ditetapkan Allah subhânahu wa ta'âla dan
menjalankan perintah-Nya. Karena dengan ketakwaan, setiap persoalan hidup yang
kita alami akan ada jalan keluarnya dan akan ada pula rezeki yang datang kepada
kita tanpa disangka-sangka.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Ketika awal kita
ada di dunia ini, kita membutuhkan seseorang yang menjadi perantara kelahiran,
yaitu ibu. Saat itu, kita membutuhkan seorang bidan yang membantu mengeluarkan
kita dari perut ibu. Dari kecil hingga tumbuh dewasa kita membutuhkan orang
tua, ketika kesulitan dan memiliki hajat, kita membutuhkan tetangga dan warga
sekitar, ketika punya problem kehidupan kita juga membutuhkan seorang
pendengar, hingga ketika ajal menjemput, kita pun membutuhkan orang yang
menguburkan jasad kita.
Dari sini, kita dapat memahami bahwa manusia
adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian, kita semua saling
membutuhkan satu sama lain. Oleh karena itu, pesan yang ditanamkan sejak kecil
hingga dewasa adalah jangan bosan-bosan menolong orang lain yang membutuhkan.
Islam adalah agama yang sangat
menganjurkan umatnya untuk saling tolong menolong dan merekatkan tali
persaudaraan. Tolong menolong di sini tidak terikat oleh apa pun. Bantulah dengan
tulus siapa pun orangnya, entah dia kaya atau miskin, berpendidikan tinggi atau
tidak mengenyam pendidikan sama sekali, bahkan muslim atau non-muslim, selama
itu dalam ranah sosial dan kebaikan, maka tidak ada salahnya kita membantu
mereka, karena bagaimana pun mereka adalah saudara dalam kemanusiaan. Kecuali,
jika bantu membantu itu hal kejahatan dan keburukan, maka Islam melarang hal
ini. Allah menegaskan dalam Al-Quran surah Al-Maidah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا
تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ
شَدِيدُ الْعِقَابِ
"Dan
tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan
tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada
Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."
Ma'asyiral
muslimin rahimakumullah,
Dengan menolong
orang muslim yang sedang membutuhkan pertolongan, maka kita telah mencerminkan
pesan persaudaraan yang ditamsilkan oleh Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam
dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim:
"Orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (ikut merasakan sakitnya)"
Lebih tegas terkait keutamaan menolong sesama Muslim, Rasulullah bersabda dalam hadis riwayat Imam Muslim:
"Siapa yang
melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah melapangkan
darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Siapa memudahkan (urusan) orang yang
kesulitan, maka Allah memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat.
Siapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allâh akan menutup aibnya di dunia
dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut
menolong saudaranya."
Ma'asyiral
muslimin rahimakumullah,
Dalam hadits
lain Rasulullah memerintahkan umatnya untuk menolong orang yang dizalimi bahkan
orang yang ingin berbuat zalim juga. Dalam hadis Nabi disebutkan:
انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا
"Tolonglah saudaramu ketika dia berbuat
zalim atau ketika dia dizalimi."
Dalam hadits yang disebutkan tadi, mungkin kita
bertanya-tanya, bagaimana mungkin kita menolong orang zalim padahal Allah telah
melarang bantu membantu dalam hal keburukan. Hal ini pun pernah ditanyakan juga
para sahabat, Rasulullah pun menjawab:
تَأْخُذُ فَوْقَ يَدَيْهِ
"Pegang tangannya (tahan ia dari perbuatan
zalim)."
Ma'asyiral
muslimin rahimakumullah.
Dari
hadits-hadits di atas, kiranya dapat menjadi pelajaran bagi kita semua agar
bermurah hati menolong sesama Muslim karena mereka adalah saudara kita. Pun
tanpa menafikan kita juga harus menolong siapa saja orang-orang di sekitar kita
yang sedang dalam kesulitan. KH. Abdurrahman Wahid pernah berpesan:
"Tidak
penting apa agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik
untuk semua orang. Orang tidak akan pernah tanya apa agamamu,"
بَارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ
اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ
الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هٰذَا فَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ إِنَّهُ
هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَ
الْحَمْدُ لِلّٰهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلّٰهِ. أَشْهَدُ أنْ لَآ إلٰهَ إِلَّا اللهُ
وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى
نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا
أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ
الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ
عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا
تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ
سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ
وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اللهُمَّ
ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ
وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا
إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا
رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ
اللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ
حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا
اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ
حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ
يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ
اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ،
وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ،
وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر

Komentar
Posting Komentar